Tampilkan postingan dengan label hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hidup. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 Februari 2014

Misteri Manusia Hidup Di Bawah Tanah

Legenda menyebutkan ada kehidupan di bawah tanah dan pintu masuknya terletak di kutub utara. Legenda itu muncul sejak zaman Plato yang yakin di dalam bumi penuh dengan terowongan dan lubang. Apakah legenda itu benar?


Pemikiran adanya lubang di perut bumi sangat popular di antara penulis science fiction. Bahkan beberapa penulis menunjukkan perhitungan estimasi serta eksperimen untuk membuktikan planet bumi memiliki lubang di dalamnya. Lalu apakah science fiction itu benar?

Doktor Ilmu Geologi dan mineral dari Russian Academy of Natural Sciences Mark Sadikov mengatakan manusia tidak akan bisa masuk ke dalam perut bumi karena tidak ada lubang di kutub utara. Wilayah di utara merupakan zona laut dalam, dan terdapat palung di beberapa bagiannya.

Pejabat riset di Arctic and Antarctic Research Institute Maria Gavrilo juga mengatakan tidak pernah mendapatkan lubang di wilayah utara saat melakukan riset di wilayah itu. Wilayah kutub utara sendiri merupakan lautan yang tertutup es secara penuh.


Di abad 21, kemungkinan adanya lubang itu diteliti kembali. Pakar pendukung teori lubang bumi menyebut medan magnet yang berbeda-beda sebagai indikasi. Mereka juga merujuk pada sinar aurora yang merupakan gas yang muncul di kutub.
Pendukung teori itu menyebut kompas selalu bertingkah aneh saat mendekati kutub. Banyak peneliti juga menyebutkan angin hangat sering berhembus dari kutub utara yang kemungkinan berasal dari lubang besar yang ada di sana.

Maria Gavrilo membantah teori medan magnet. Ia menyebut medan magnet di kutub utara dan selatan terus bergerak meluas. Penelitian di dua kutub itu menunjukkan keduanya tidak stabil dan berpindah secara aktif.


Sementara munculnya aurora polaris merupakan fenomena unik yang ditinjauankan oleh atom di bagian atas atmosfer. Aurora itu berbetuk zona oval di atas kutub.

Astronot dari ruang angkasa bisa mengamati bumi berpendar seperti halo di bulan. Namun dari bumi cahaya itu hanya bisa dilihat di kutub. Aurora polaris bisa sangat besar diakibatkan oleh pengaruh interferensi sinyal radio.

Peneliti mengatakan merupakan sesuatu yang normal kompas menjadi tidak terkendali saat mendekati kutub. Hal itu karena medan magnet bumi sangat kuat di dekat kutub dan penunjukkan kompas yang tak karuan adalah usaha untuk menunjuk ke suatu arah tertentu.

Mayoritas ide lubang di dalam bumi lebih banyak berdasarkan asumsi dan bukan data ilmiah. Menurut penelitian, lubang yang mungkin ada hanya gua karst. Kehidupan di dalam bumi juga tidak mungkin, karena tidak cukup ruangan di bawah permukaan bumi.

Kedua, tekanan dan suhu naik drastis di kedalaman tertentu. Saat tambang dibuat lebih dalam dari satu kilometer di Afrika, tempat itu harus dilengkapi pengatur suhu karena ruangan menjadi sangat panas.

Pendukung lubang di dalam bumi menyatakan seharusnya planet memiliki bobot lebih besar jika tidak ada lubang. Tapi Maria Gavrilo mengatakan saat menghitung berat bumi harus berdasarkan massa yang bukan diam tapi bergerak. Jika kenyataan itu diabaikan, maka penghitungan oleh peneliti akan mendapatkan tinjauan yang salah.

Teori planet bumi berlubang ini akan terus menjadi misteri. Karena hingga kini lapisan bumi yang disebut lithosphere masih misteri, dan tidak ada orang yang tahu apa yang ada di dalam lapisan yang lebih dalam dari lapisan itu.

Senin, 02 Desember 2013

25 Tahun Hidup di Gubuk Pria Ini Akan Digusur

Headline

--Salam David Burgess hidup sederhana di gubuk di salah satu pantai di Inggris. Kini, keberadaannya terancam digusur taman nasional, pemilik tanah tempat ia tinggal. Seperti apa?
Sejak 1985, Burgess terbiasa hidup tenang dengan mendengar suara ombak, melihat matahari terbenam dan tidur beralas daun kering selama 25 tahun. Selain itu, terdapat teko di atas kompor batu buatan sendiri serta buku di rak kayu.
Gubuk Burgess tepatnya berada di pinggir Embelle Wood Beach. Meski area ini memang bisa diakses siapa saja, beberapa area ini termasuk area bersejarah dan jarang dikunjungi orang. Karenanya, banyak orang tak menyadari keberadaan Burgess dan sedikit orang memedulikannya.
Burgess mulai membangun ‘rumah idealnya’ pada musim semi 1985. Saat ulang tahun ke-38, ia berjalan-jalan kehutan dan menemukan sisa rumah bobrok kuno tempat ia tinggal saat ini. “Saya merasa akan sangat menyenangkan tinggal di rumah itu dan mulai mengumpulkan kayu selama bertahun-tahun untuk memperbaikinya,” kata Burgess seperti ditulis Dailymail.
Saya tak melakukan pengrusakan malah membersihkan area ini dari sampah, lanjutnya. Saat ditanya mengenai kepemilikannya, Burgess menjawab, “Kita milik tanah. Tanah bukan milik kita. Saya senang dekat alam karena membuat saya tak kesepian”.
Diketahui, Burgess yang tak pernah memiliki rumah ini telah menikah dan memiliki anak yang tinggal di Amerika.
Di sisi lain, para bos di Exmoor National Park tak mengetahui keberadaan Burgess. Sontak para bos ini meminta Burgess meninggalkan rumahnya yang berada di taman nasional itu. Kini, mantan asisten toko sepatu 63 tahun itu terancam digusur dari gubuknya.
Burgess bersikeras menyatakan, pihak taman nasional mengetahui keberadaan sejak 15 tahun dan mulai melawannya pada 2009. Awalnya Burgess mengajukan klaim kepemilikan gubuk itu kalah dalam persidangan, namun ia belum mencabut klaim itu.
Exmoor National Park memiliki hutan dan bangunan di dalamnya sejak 1974. Juru bicara taman nasional itu mengatakan, “Selama Burgess mau mencabut klaimnya, kami dengan senang hati membicarakan cara ia menikmati gubuk itu. Kami tak ingin ambil tindakan hukum."

Sumber: http://teknologi.inilah.com/read/detail/1614772/25-tahun-hidup-di-gubuk-pria-ini-akan-digusur